Tahun 2018 menjadi tahun yang sangat memilukan bagi bangsa Indonesia. Dimana hampir 2.000 kasus bencana alam yang terjadi di tanah air telah tercatat oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) di sepanjang tahun 2018 ini. Salah satunya yang terbesar dan mampu memanggil naluri kemanusiaan dari manusia di seluruh penjuru dunia adalah peristiwa gempa bumi dan Tsunami yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah pada akhir September 2018 lalu. Bencana alam gempa bumi dan tsunami yang telah menelan 2.113 nyawa ini meluluhlantakkan bangunan dan menyisakan trauma bagi puluhan ribu penduduk setempat. Bagi penduduk Palu, Sigi dan Donggala, kejadian naas yang telah merenggut anggota keluarga mereka itu masih meninggalkan duka mendalam, terutama bagi anak-anak.

Selain banyaknya anak-anak yang menjadi korban karena tidak bisa menyelamatkan diri dari bencana tersebut, banyak pula anak-anak yang orang tuanya menjadi korban. Anak-anak tersebut mendadak berstatus yatim pasca meninggalnya orang tua mereka yang turut menjadi korban gempa dan tsunami.

Kini, mereka bertahan hidup di tenda pengungsian. Memakan makanan seadanya dan memakai pakaian yang berasal dari pemberian para donatur. Mereka belum bisa membangun kembali tempat tinggal karena ketiadaan biaya dan masih sering terjadi gempa susulan. Di tenda-tenda pengungsian, mereka hidup bersama saudara kandung atau kerabat dari almarhum ayah ibu mereka. Kondisi kehidupan di Kota Palu, Sigi dan Donggala yang belum sepenuhnya pulih, membuat anak-anak di pengungsian tidak memiliki akses pendidikan.

Bukan hanya mata pelajaran yang mereka butuhkan, melainkan terapi mental untuk mengobati trauma dari ketakutan akan kejadian bencana alam yang memporak-porandakan kota mereka. Selain itu, perjalanan hidup anak-anak tersebut masih sangatlah panjang. Kini mereka harus melewatinya tanpa kasih sayang dan perlindungan orang tua yang sejatinya masih mereka butuhkan di umur yang sangat belia.

Melihat kondisi ini, kami berinisiatif menggalang dana bantuan untuk anak-anak yatim korban bencana di Palu. Dana bantuan ini ditujukan untuk memberikan kembali kehidupan yang layak bagi anak-anak yatim tersebut. Mulai dari sarana dan prasarana, membangun dan merecovery beberapa sekolah dan rumah yang rusak akibat bencana, dana bantuan kesehatan, hingga beasiswa pendidikan yang dapat membantu mereka menatap masa depan dengan percaya diri layaknya anak-anak lain.

Karena itu, kami mengajak anda untuk ikut mendukung campaign ini dengan berdonasi melalui campaign ini. Semoga suatu hari nanti mereka dapat berkembang menjadi individu yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar, bahkan dunia.

Dukung program bantuan kehidupan untuk anak-anak yatim korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala dengan berdonasi melalui campaign ini.

  • Anonim

    Rp 200.000

    Semangat berbenah

  • Anonim

    Rp 100.000

    ok

  • YaManAdmin

    Rp 100
  • Midtrans

    Rp 100
  • Midtrans

    Rp 100
  • Midtrans

    Rp 100
  • YaManAdmin

    Rp 1.000

    Semoga Berkah

  • YaManAdmin

    Rp 100.000

    ok

  • YaManAdmin

    Rp 99.999

    ok

Tidak ada hasil yang ditemukan
KEMBALIKAN SENYUMAN YATIM PALU DAN LOMBOK

BeeHappy

INDONESIA
0

Rp 501.399

0% Raised by Rp 500.000.000 37 hari tersisa

Fitur Campaign

Chat me